TERNATE, MALUKU UTARA — Bunda Literasi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Ny. Rifa’at Al Sa’adah Bassam bersama sembilan Bunda Literasi kabupaten/kota resmi dikukuhkan oleh Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara, Ny. Rusni Sarbin di Bella Hotel, Senin (11/5/2026).
Prosesi pengukuhan diawali dengan pengukuhan Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara, Rusni Sarbin oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah pengukuhan, penyematan selempang, serta penandatanganan berita acara pengukuhan.
Selanjutnya, Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara melakukan pengukuhan dan penyematan selempang kepada para Bunda Literasi kabupaten/kota, termasuk Bunda Literasi Halmahera Selatan.
Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menyampaikan bahwa minat baca masyarakat di Maluku Utara masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi Maluku Utara pada 2024–2025 berada di peringkat 32 dari 38 provinsi di Indonesia.
Meski demikian, ia mengapresiasi adanya peningkatan skor literasi pada tahun 2026 berkat kolaborasi pemerintah daerah bersama komunitas literasi.

“Keterbatasan akses buku fisik di wilayah kepulauan dan rendahnya literasi digital masih menjadi hambatan serius. Karena itu, kehadiran Bunda Literasi hari ini sangat penting sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem literasi,” ujar Sarbin.
Ia berharap para Bunda Literasi dapat menjadi motor penggerak berbagai program nyata di daerah, seperti pengembangan taman baca masyarakat, perpustakaan digital, gerakan membaca keluarga, hingga penguatan literasi media sosial guna menangkal hoaks dan provokasi.
Selain itu, Sarbin juga menyoroti kondisi geografis Maluku Utara yang sekitar 75 persen wilayahnya berupa lautan. Menurutnya, tantangan akses antarwilayah menjadi salah satu hambatan dalam pemerataan pendidikan dan literasi.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama sembilan provinsi kepulauan lainnya terus mendorong pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Provinsi Kepulauan di DPR RI.
Sementara itu, Bunda Literasi Halmahera Selatan, Ny. Rifa’at Al Sa’adah Bassam menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan budaya literasi di Kabupaten Halmahera Selatan melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat desa. (red)
Editor : alif
















