HALSEL, MALUKU UTARA – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Halmahera Selatan menghadirkan inovasi Si-PASTI (Sistem Pelayanan Kepangkatan Berbasis Digital)sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian, khususnya dalam proses usulan kenaikan pangkat Aparatur Sipil Negara (ASN).
Inovasi yang digagas Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Halmahera Selatan, Nurainy, S.Sos, itu dirancang untuk mempermudah ASN mengurus kenaikan pangkat tanpa harus datang langsung ke kantor BKPSDM. Melalui sistem berbasis digital, seluruh proses administrasi dapat dilakukan secara daring, mulai dari pengajuan berkas hingga pemantauan status usulan.
Nurainy mengatakan, Si-PASTI lahir dari evaluasi terhadap pelayanan kepangkatan yang selama ini masih bergantung pada dokumen fisik. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan ASN yang bertugas di kecamatan maupun desa terpencil karena harus mengeluarkan biaya dan waktu untuk mengurus administrasi ke ibu kota kabupaten.
“Melalui Si-PASTI, kami ingin memastikan seluruh ASN, khususnya yang bertugas di desa-desa terpencil, tidak perlu lagi datang jauh ke kantor hanya untuk mengurus kenaikan pangkat. Dari tempat tugas masing-masing, mereka sudah bisa mengunggah berkas dan memantau proses usulan secara real-time sehingga waktu, tenaga, dan anggaran dapat dihemat secara signifikan,” ujar Nurainy kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).
Ia menjelaskan, Si-PASTI menyediakan sejumlah fitur, di antaranya informasi persyaratan kenaikan pangkat, unggah dokumen secara daring, penyimpanan arsip digital, pelacakan proses usulan secara real-time, hingga layanan konsultasi melalui WhatsApp Community.
Menurutnya, digitalisasi pelayanan tersebut tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. ASN dapat mengetahui perkembangan usulan secara terbuka sehingga meminimalkan keterlambatan informasi maupun risiko kehilangan berkas. Bagi ASN yang bertugas di wilayah kepulauan dan desa-desa yang jauh dari pusat pemerintahan, kehadiran Si-PASTI diharapkan menjadi solusi dalam memperoleh pelayanan kepegawaian yang lebih mudah dan efisien.
Nurainy menambahkan, inovasi tersebut juga merupakan bagian dari komitmen BKPSDM Halmahera Selatan dalam mendukung reformasi birokrasi melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Pelayanan pemerintah harus mampu menjangkau seluruh ASN tanpa membedakan lokasi penugasan. Dengan Si-PASTI, kami ingin menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan memberikan kepastian bagi setiap ASN dalam proses kenaikan pangkat,” katanya.
Melalui Si-PASTI, BKPSDM Halmahera Selatan berharap pelayanan administrasi kepegawaian semakin profesional, akuntabel, sistematis, transparan, dan inovatif, sekaligus mempercepat terwujudnya birokrasi digital yang berorientasi pada pelayanan publik. (slm)
Editor : Alif
















