HALSEL, SibelaNews.id – Muncul logo PKS baru, ketua badan pembinaan wilayah (BPW) Indonesia Timur, Dr. Muhammad Kasuba, MA, bersama dengan empat putranya yaitu Hasan Ali Bassam Kasuba yang saat ini terpilih sebagai wakil Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Qassam Muhammad Kasuba, Hussam Muhammad Kasuba dan Azzam Muhammad Kasuba, menggelar aksi sosialisasi di tinggkat keluarga, dan lingkungan setempat, di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada Minggu (03/01/2021)
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wilayah Indonesia Timur yang membawahi Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara, menyambut hangat perubahan warna logo yang kini dominan ke oranye. Sosialisasi kerja partai menuju Pemilu 2024 dinilai akan semakin mudah.
Untuk diketahui, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meluncurkan logo baru dalam acara puncak Musyawarah Nasional (Munas) ke-V PKS di Bandung, Minggu 29 November 2020 kemarin.
Lambang atau logo PKS yang baru, terlihat warnanya didominasi orange berbentuk lingkaran dan di tengahnya terdapat gambar padi, serta dua bulan sabit.
Ketua BPW Indonesia Timur, DPP PKS, Dr. Muhammad Kasuba (MK), memastikan seluruh kader di wilayah Indonesia Timur menyambut antusias hasil Munas V PKS. “hingga secara langsung kami terima logo baru dan hasil Munas. Banyak yang menyampaikan suka cita dan penuh semangat,” kata ketua BPW Intim Dr. Muhammad Kasuba saat di konfirmasi melalui via Whatsapp.
Melalui perubahan warna tersebut, PKS semakin memastikan gerak pemenangan untuk kesejahteraan rakyat. Hal ini akan disosialisasikan ke empat daerah yaitu Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara, ke kabupaten/kota sampai pelosok desa, dengan mengoptimalkan mesin partai dan infrastruktur yang ada.

“Kesiapan pengurus dan kader untuk bersama melayani rakyat. Kami siap menjadi pelayan rakyat,” ucap MK yang juga mantan Bupati Halsel dua periode, ini memastikan seluruh Pengurus DPTW dan DPTD, jajarannya di legislatif maupun eksekutif terus mengawal program rakyat. Hal ini diyakini akan semakin memperbesar dukungan rakyat kepada partai.
“Kami terus mengoptimalkan kerja nyata pengurus dan kader untuk bersama dengan seluruh unsur dan tokoh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia Timur melayani rakyat, insya Allah. Hal ini juga menjadi instruksi bagi seluruh kader, bahwa PKS siap bersama dengan seluruh unsur kader untuk melayani rakyat dengan tujuanya mewujudkan rakyat yang adil dan sejahtera,” tegasnya.
Logo PKS yang baru, yakni kombinasi warna oranye, putih dan hitam, Lambang baru PKS, memliki latar belakang berbentuk lingkaran berwarna oranye dengan lambang padi-kapas berwarna putih di tengahnya. Kemudian di bawahnya terdapat nama PKS dengan huruf kapital berwarna hitam. Dari segi warna, oranye melambangan kehangatan, harapan, dan optimisme. Sedangkan warna putih melambangkan kesucian, ketulusan, kebersihan, keikhlasan, dan kemuliaan. Kemudian warna hitam melambangkan kemauan keras, disiplin, kekuatan, ketegasan, berwibawa, kepastian, aspiratif dan perlindungan.
Ketiga warna yang baru ini akan melambangkan profil PKS baru yang lebih progresif, kekinian, inklusif, dan lebih menghargai keberagaman di tengah masyarakat kita yang heterogen. Soal inklusifitas PKS kedepannya, menurut Fikri adalah sebuah keniscayaan untuk mengakomodasi profil pemilih PKS yang kian beragam dan milenial. Meski demikian, PKS tetap dengan karakter lamanya untuk melayani masyarakat.
“Tetap dengan karakter khas PKS, yakni senantiasa hadir bersama melayani masyarakat,” tutupnya (red)
















