HALSEL, MALUKU UTARA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Halmahera Selatan (Halsel) menggelar Rapat Kerja (Raker) yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Halsel, Ny. Rifa’at Al Sa’adah Bassam, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (3/2/2026).
Dalam arahannya, Ny. Rifa’at menegaskan bahwa setiap tugas yang diemban oleh pengurus Pramuka, baik di garda depan, tengah, maupun belakang, harus memberi manfaat nyata. Hal tersebut merupakan esensi dari pengabdian dalam Gerakan Pramuka.
“Apapun tugas yang diberikan, semuanya harus menjadi manfaat. Itulah makna dari dinas kepramukaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa secara struktural, rancangan program kerja Pramuka telah disusun berjenjang, mulai dari tingkat nasional, Kwarda, Kwarcab hingga Kwartir Ranting (Kwaran). Oleh karena itu, Kwarcab Halsel memiliki peran penting dalam mengimplementasikan program tersebut di tingkat kecamatan dan gugus depan.
“Sekarang kita berada di posisi Kwarcab, sehingga tugas kita adalah fokus menghidupkan kembali Kwaran dan gugus depan di seluruh wilayah Halmahera Selatan,” jelasnya.
Menurutnya, langkah awal dalam pelaksanaan program adalah menetapkan kegiatan prioritas yang disertai dengan penjadwalan yang terstruktur. Ia mencontohkan, apabila Jambore Cabang direncanakan berlangsung pada April, maka sejumlah kegiatan pendahuluan harus diselesaikan lebih dahulu.
“Kalau Jambore Cabang dilaksanakan bulan April, maka sebelum itu harus ada target yang diselesaikan, seperti kegiatan pengenalan lingkungan hidup,” katanya.
Lebih lanjut, Ny. Rifa’at menegaskan bahwa sebelum pelaksanaan Jambore Cabang, Kwarcab wajib melaksanakan pelantikan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran). Ia menyebutkan, para camat selaku Mabiran harus sudah dilantik dan terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan kepramukaan.
“Plot waktu dan kegiatan harus terstruktur. Sebelum Jambore Cabang, Mabiran harus sudah dilantik. Camat-camat harus hadir dan dilibatkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, perencanaan yang matang dan terstruktur menjadi kunci agar seluruh agenda organisasi dapat berjalan sesuai target.
“Kita harus menyusun skema kerja yang jelas, menentukan mana yang harus dikerjakan lebih dulu agar semua agenda dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (tim)
Editor : alif
















