HALSEL – Kepala SD Negeri 147 Halmahera Selatan, Jafar Talib, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan. Hal tersebut disampaikan saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (6/12/2025).
Jafar mengungkapkan rasa syukur atas dukungan pemerintah pusat yang memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas pendidikan di SDN 147.
“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan Revitalisasi dari Kementerian Pendidikan tahun 2025 di sekolah kami, SD Negeri 147 Halmahera Selatan, kami melaksanakan bantuan ini dengan sekuat tenaga demi meningkatkan pelayanan pendidikan,” ujarnya.
Ia menuturkan bahwa seluruh jajaran sekolah sangat terbantu melalui program ini. Atas nama seluruh guru dan warga sekolah yang berada di Desa Tanjung Jere, Kecamatan Gane Timur, Jafar menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan semua pihak terkait.
“Sebagai Kepala Sekolah, bersama seluruh Dewan Guru SDN 147, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Menteri Pendidikan, Bapak Davi selaku pengelola Revitalisasi tingkat SD di Kementerian Pendidikan, yang telah menangani program Revitalisasi di bidang SD,” jelasnya.
Selain itu, Jafar juga memberikan apresiasi kepada pihak-pihak di daerah yang turut mendukung kelancaran program tersebut.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Koordinator Revitalisasi Provinsi Maluku Utara, Bapak Jamal Togubu, serta kepada Bapak Bupati Halmahera Selatan, Bapak Bassam Kasuba, dan Kepala Dinas Pendidikan Halsel. Semoga amal baik semua dibalas oleh Allah SWT,” tambahnya.

Jafar menjelaskan bahwa total bantuan yang dikucurkan untuk SDN 147 sebesar Rp1.167.808.104. Dana tersebut digunakan untuk, Pembangunan 3 ruang belajar baru, Rehab 3 ruang kelas yang mengalami kerusakan, Pembangunan 1 gedung administrasi, Pembangunan 1 perpustakaan sekolah, Pembangunan 1 ruang UKS dan Pembangunan toilet sekolah
Menurut Jafar, bantuan ini menjadi momentum penting bagi peningkatan mutu pendidikan di SDN 147.
“Bantuan Revitalisasi ini bukan hanya memperkuat sarana sekolah, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi kami para pendidik untuk bekerja lebih baik dan lebih semangat. Kami berkomitmen memanfaatkan bantuan ini secara optimal untuk menunjang proses belajar mengajar,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa program tersebut membuka ruang kolaborasi yang lebih kuat antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan.
Program ini bertujuan meningkatkan akses layanan pendidikan serta kualitas pembelajaran melalui penyediaan sarana dan prasarana esensial yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh peserta didik Indonesia. (red)
















