TERNATE, SibelaNews.id – Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UKM Provinsi Maluku Utara, WA. Zaharia, selalu bersinergi dan mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan Expo UKM-IKM Nusantara Maluku Utara.
“Kami sangat menyambut baik dengan pelaksanaan kegiatan-kegiatan Expo UKM-IKM Nusantara yang di selenggarakan, karena ini merupakan momen promosi hasil-hasil UMKM Maluku Utara dari berbagai produk, mulai Veisen, Kuliner, dan produk lainya,” ungkap Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Malut, WA. Zaharia, Saat di wawancarai awak media usai hadiri kegiatan Expo UKM-IKM Nusantara, di Sahib Bela Hotel, Sabtu (06/02/2021).
Lanjutnya, semoga dengan sarana ini, hasil-hasil produk UMKM di Malut, dapat di kenal lebih luas lagi oleh daerah-daerah lain, sampai pada manca negara.
Menurut Kadis, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan UMKM, kata Kadis, agar UMKM naik kelas, dari kecil menjadi besar, yang mikro menjadi kecil. Pihaknya pun berharap, semoga kedepannya ekonomi di Provinsi Maluku Utara menitip beratkan pada pengembangan UMKM lebih maju.
Pihaknya pun menyebutkan para pelaku yang ikut sertakan Expo saat ini sebanyak 100 UMKM, sementara kata Kadis, untuk di tahun 2020 kemarin adalah kegiatan Expo secara perdana untuk UKM-IKM di Provinsi Maluku Utara.
“Kami berharap untuk kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus di lanjutkan di waktu-waktu mendatang,” harap Kadis.
Lanjut Kop UKM Malut, ini bahwa pihaknya sangat bersyukur, karena dengan jiwa gotong royong yang di miliki di daerah Malut ini, yang itu merupakan budaya khas negeri kita di maluku utara.
“Meskipun di pandemi Covid-19 yang sementara melanda kita, dan tidak tahu kapan berakhir, tetapi pelaku UKM Malut tetap eksis dan tetap melaksanakan aktifitas nya meskipun masih tertati-tati,” ujarnya.
“Kami akan terus berupaya bekerja sama dengan berbagi mitra pemerhati UKM di malut, dan terus mensuport MOU yang di bangun oleh Kementerian Koperasi dan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga kedepannya seluruh ketenagakerjaan yang libatkan UKM semuanya masuk pada BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya (Beni)
















