HALSEL — Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, khususnya di kawasan Pulau Widi. Aksi nyata itu mereka wujudkan melalui kegiatan bersih-bersih pantai pada Sabtu (21/6/2025).
Komitmen Pokmaswas Desa Gane Luar menjadi contoh teladan dalam upaya menjaga ekosistem laut dan lingkungan pesisir. Melalui aksi bersih-bersih di sekitar pantai Pulau Widi, mereka ingin menunjukkan bahwa pelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama.
Supri Papalia, salah satu anggota Pokmaswas Gane Luar, mengisahkan bahwa kelompok ini terbentuk sejak tahun 2018. Awalnya, Pokmaswas beranggotakan para nelayan lokal yang rutin melakukan budidaya dan penangkapan ikan di sekitar Pantai Gane. Namun seiring waktu, mereka menyadari pentingnya menjaga ekosistem laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir.
“Kami sadar bahwa menjaga ekosistem laut dan kelestarian ikan serta terumbu karang di Pulau Widi adalah tanggung jawab bersama. Pokmaswas punya peran utama untuk memberi contoh yang baik kepada masyarakat dan para nelayan, khususnya yang datang mencari ikan di sekitar pulau ini,” jelas Supri.

Ia juga menegaskan bahwa Pulau Widi merupakan salah satu aset penting bagi masyarakat Gane Timur Selatan. Selain memiliki pesona alam yang luar biasa, keberadaan ekosistem laut di kawasan ini memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
“Jangan pernah merusak keindahan alam Pulau Widi. Pulau ini adalah aset berharga bagi kita semua, terutama masyarakat Gane Timur Selatan,” tegasnya.
Selain membersihkan sampah di sekitar lingkungan pantai, Pokmaswas Gane Luar juga menghadapi tantangan serius berupa kerusakan terumbu karang akibat praktik penangkapan ikan secara ilegal, seperti pengeboman ikan oleh oknum dari luar wilayah.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Pokmaswas tidak hanya bergerak sendiri. Mereka melibatkan masyarakat pesisir dalam upaya pemulihan lingkungan laut, seperti membersihkan sampah, serta melakukan perbaikan terumbu karang yang rusak. Dalam kegiatannya, mereka menggunakan alat selam sederhana, sapu lidi, hingga parang untuk memotong rumput laut yang mengganggu.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” ujar Supri.
Aksi nyata Pokmaswas Gane Luar ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem laut Pulau Widi agar tetap lestari untuk generasi mendatang. (red)
(Salman)
















