Halsel Panen 12 Hektar Padi, Bupati Bassam Kasuba: Petani Kita Tak Kalah dari Sulawesi dan Jawa

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Istimewa

Gambar : Istimewa

HALSEL, MALUKU UTARA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Hasan Ali Bassam Kasuba, menghadiri kegiatan Panen Raya padi seluas 12 hektare yang dirangkaikan dengan penanaman perdana petani milenial, di Desa Buton, Kecamatan Obi, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara petani milenial, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Obi, pemerintah desa, serta PT Harita Nickel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba, Plt Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perhubungan, manajemen dan tim CSR PT Harita Nickel, perwakilan TNI–Polri, Camat Obi, serta para kepala desa.

Plt Kepala Dinas Pertanian Halsel, Hi. Suyatmi Aljogja, menyampaikan bahwa saat ini Pemkab Halsel terus mendukung program ketahanan dan swasembada pangan, khususnya melalui perluasan areal tanam padi.

“Untuk mendukung program ketahanan pangan, kami memprioritaskan pengembangan padi di dua kecamatan, yaitu Gane Timur dan Obi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, anggapan bahwa pertanian sawah hanya berhasil di daerah Jawa kini terpatahkan setelah melihat langsung hasil pertanian di Desa Buton, khususnya pada Kelompok Tani Ake Moriri dan Batu Putih.

“Mereka berhasil membuktikan bahwa petani Halsel tidak kalah dengan petani di Jawa. Ini menjadi kebanggaan bagi kami di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan,” katanya.

Saat ini, lanjut Suyatmi, luas lahan sawah yang tersedia sekitar 100 hektare, dengan 10 hektare telah ditanami. Dari luasan tersebut, 7 hektare siap panen, sementara 3,5 hektare masih dalam masa pertumbuhan dan dijadikan sebagai uji coba padi organik. “Ke depan, penanaman oleh petani milenial ditargetkan bisa mencapai 15 hektare,” tambahnya.

Dari sisi produksi, terjadi peningkatan signifikan. Pada tahun 2023, hasil panen hanya mencapai 3 ton per hektare, namun pada 2025 meningkat menjadi 5 ton per hektare, berkat penerapan inovasi, teknologi, serta dukungan sarana dan prasarana pertanian.

Baca Juga :  Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal

Dalam sambutannya, Bupati Bassam Kasuba menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga panen raya tersebut dapat terlaksana. “Saya sangat mengapresiasi semangat kelompok tani yang mampu menghadirkan hasil pertanian sawah yang luar biasa. Ini bukti bahwa pertanian Halsel punya potensi besar,” ujarnya.

Bassam menambahkan, meskipun budaya pertanian di Halsel berbeda dengan Sulawesi maupun Jawa, namun perkembangan sektor pertanian, khususnya padi, menunjukkan hasil yang sangat positif. “Dari 3 ton per hektare di 2023, kini menjadi 5 ton per hektare di 2025. Ini perkembangan yang luar biasa,” katanya.

Ia juga menyoroti persoalan klasik pertanian terkait pemasaran hasil panen. Namun, hal tersebut justru tidak menjadi kendala di Obi.

“Biasanya petani bingung soal pasar, tapi di sini malah sebaliknya. Produksi padi masih kurang untuk memenuhi kebutuhan, bahkan dijual di ibu kota kecamatan saja belum mencukupi,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah.

Bassam berharap ke depan luasan sawah di Obi dapat terus diperluas. Ia mengakui bahwa tantangan utama saat ini adalah ketersediaan sumber daya manusia atau petani.

“Kami berharap dukungan dari para kepala desa, termasuk Desa Buton dan Laiwui. Soal infrastruktur akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena ini sangat penting untuk mendukung pengembangan pertanian ke depan,” pungkasnya. (tim)

Editor : alif 

Berita Terkait

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel
Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal
Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi
Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan
Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan
SIAGA SATU Tembus Panggung Nasional, Fadjri Kambey Paparkan Inovasi Penanganan Kemiskinan Terpadu Halsel di PKN II LAN RI
Jelang Mubes II, IKB Bobawa Maluku Utara Matangkan Persiapan, Ardian Ludin Ajak Warga Perkuat Persatuan
PWI Halsel Resmi Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polisi, Minta Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik Diusut

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:16 WITA

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:07 WITA

Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:05 WITA

Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:10 WITA

Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:40 WITA

Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan

Berita Terbaru