HALSEL – Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara melalui Dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga berencana ( DP3AKB ) berhasil menempati peringkat pertama dalam capaian Pelayanan program Keluarga Berencana (KB) di pasar tradisional tahun 2025 dengan 170 akseptor atau 114 % dari target 50 Akseptor. Berdasarkan Data Kemendukbangga / BKKBN provinsi Maluku Utara pada 28 Februari 2025.
Berikut peringkat capaian pelayanan program KB di pasar tradisional pada 10 Kabupaten/kota Se-Provinsi Maluku Utara.
- Kabupaten Halmahera Selatan dengan 170 Akseptor,
- Kota Tidore 140 akseptor,
- Halmahera Timur 136 akseptor.
- Halmahera Tengah 122 akseptor,
- Kabupaten Kepulauan Sula 114 akseptor
- Kota Ternate 112 akseptor
- Halmahera Barat 106 akseptor
- Pulau Morotai 102 akseptor
- Kabupaten Pulau Taliabu 96 akseptor
- Kabupaten Halmahera Utara 42 akseptor.

Pelayanan KB serentak Nasional ini dilaksanakan pada tanggal 26 Februari lalu bertempat di Pasar Tradisional Desa Babang dengan koordinator ibu Alvonsina corneles Penyuluh KB Kecamatan Bacan Timur dengan pusat pelayanan di puskesmas Babang yg kegiatannya di buka langsung oleh kepala DP3AKB Apt Karima Nasaruddin, S.Si.M.Kes dan dihadiri oleh Lintas Sektor.
Saat dikonfirmasi oleh media pada Kamis, 27 Maret 2025, Kepala DP3AKB Karima Nasaruddin menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini.
“Dengan harapan ke depan Akseptor (Pasangan usia Subur) dengan mandiri dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan KB di seluruh wilayah kabupaten halmahera selatan terutama MKJP (Metode kontrasepsi jangka Panjang) dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta mencegah stunting dari hulu”,ucapnya (alif).
















