TERNATE – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, bersama Wakil Gubernur dan sejumlah kepala sekolah SMA, mengadakan Rapat Koordinasi Teknis dan Evaluasi Pengelolaan BOSP 2025 serta Sosialisasi Implementasi BOSDA Tahun 2025 di aula Bela Hotel, Ternate, pada Sabtu, 22 Maret 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas PUPR Provinsi, dan pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menekankan bahwa program sekolah gratis bertujuan memastikan tidak ada lulusan SMP yang terhambat melanjutkan pendidikan karena faktor biaya. Beliau menegaskan pentingnya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara profesional dan akuntabel melalui aplikasi berbasis digital untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat demi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di SMA, SMK, dan SLB.
Selain itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 19 Halmahera Selatan, Ridwan Hasan, menyampaikan pentingnya infrastruktur sebagai faktor pendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyoroti program Bangun Jalan Desa Sejahtera yang tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang akan difokuskan pada wilayah-wilayah yang masih tertinggal dalam hal konektivitas.
Ridwan juga mengungkapkan harapannya agar pemerintah memperhatikan infrastruktur jalan lingkar provinsi yang belum terselesaikan, khususnya di wilayah Gane Timur Selatan, serta pembangunan sekolah yang terdampak gempa bumi pada tahun 2019.
Rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat. (salman)
















