HALSEL – Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang, dan kurang stimulasi. Pada umumnya stunting mulai terjadi ketika anak masih dalam kandungan, lalu akan terlihat ketika mereka memasuki usia 2 tahun (1.000 hari pertama kehidupan). Masa tersebut menjadi masa yang penting untuk melakukan aksi pencegahan stunting, sedangkan aksi penanganan atau mitigasi bisa dilakukan pada anak usia 2-6 tahun. Hal ini memberikan isyarat usia dini menjadi usia yang penting dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Tenaga pendidik (guru PAUD) memiliki peran strategis dalam percepatan penurunan stunting. Guru PAUD berinteraksi secara dekat, langsung, dan berkelanjutan dengan anak usia dini serta orang tuanya. Mereka bisa memainkan peran dalam memberikan informasi, pengetahuan, dan pemahaman kepada anak usia dini serta orang tua tentang pencegahan dan penanganan stunting.
Peran strategis ini menuntut guru PAUD memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam stimulasi perkembangan dan penanganan stunting untuk memberikan layanan yang maksimal. Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan kapasitas tenaga pelatih untuk penanganan stunting khususnya pada anak usia dini, maka Dinas Pendidikan melaksanakan kegiatan “Bimtek Tenaga Pendidik Terlatih dan Diklat Tenaga Pelatih Pengasuhan Stimulasi Penanganan Stunting Bagi Tenaga Pendidik PAUD Tingkat Kabupaten Halmahera Selatan” yang dilaksanakan pada hari Rabu 30 Oktober sampai dengan Jumát 1 November 2024. Adapun peserta kegiatan berjumlah kurang lebih 100 org yang terdiri dari para pengelola maupun tenaga pendidik PAUD se kabupaten Halmahera Selatan dengan pemateri dari unsur akademisi, DP3KB, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan Siti Khodijah, M.Ag dalam sambutannya menekankan pentingnya tenaga pendidik dan pengelola PAUD punya pengetahuan yang memadai dan selalu meng-update informasi terkini tentang cara-cara pencegahan maupun penanganan stunting sejak dini. “Pengelolaan PAUD yang dilakukan secara Holistik Integrasi sangat diperlukan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Halmahera Selatan”,ucapnya. pada rilisnya Jum’at 01/10/2024.
Ibu Siti Khodijah, M.Ag juga menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Halmahera Selatan sangat mendukung program-program penurunan stunting. Pemda melalui PKK sangat aktif melakukan sosialisasi maupun kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan stunting secara langsung di desa-desa.
“Hal ini ditunjukan dengan pemberian penghargaan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Maluku Utara kepada Ibu Bupati Halmahera Selatan sebagai Bunda PAUD yang dinilai berhasil mengintegrasikan pengelolaan PAUD program-program kerja PKK khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting’,ujarnya. (alif)
















