MOROTAI, MALUKU UTARA — Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai terus mematangkan persiapan pelaksanaan Morotai Fun Run 10 Kilometer Tahun 2026. Melalui Dinas Pariwisata, Pemda menggelar rapat koordinasi bersama panitia pelaksana dan pelaku usaha pariwisata guna memastikan kesiapan akomodasi serta pelayanan bagi peserta dan tamu.
Rapat berlangsung di Mutiara Inn, Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Kamis (26/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menggalang dukungan seluruh pemangku kepentingan agar event berjalan sukses dan berdampak positif bagi sektor pariwisata daerah.
Hadir dalam rapat tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Muksin Soleman, Ketua Panitia Morotai Fun Run, Ugi, serta para pelaku usaha hotel dan penginapan.
Dalam arahannya, Muksin Soleman menegaskan pentingnya peran pelaku usaha sebagai tuan rumah dalam menyambut peserta.
“Pelaku usaha harus menyiapkan kamar yang memadai, menjaga kebersihan, serta meningkatkan kualitas pelayanan agar tamu merasa nyaman selama berada di Morotai,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk berkolaborasi aktif dan segera berkoordinasi jika terdapat kendala di lapangan, termasuk keluhan dari tamu.
Muksin menegaskan bahwa pelaksanaan Morotai Fun Run tidak akan ditunda dan tetap digelar pada 12 April 2026.
“Jadwal sudah kami sampaikan kepada Bupati. Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama menjadi tuan rumah yang baik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Morotai Fun Run, Ugi, meminta pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga kamar maupun makanan selama event berlangsung.
“Kami harap harga tetap stabil agar tamu merasa nyaman dan tidak memberikan kesan negatif terhadap pariwisata Morotai,” katanya.
Selain itu, panitia juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan agar tarif bentor tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
“Jangan sampai ada kenaikan tarif yang tidak wajar. Ini penting untuk menjaga citra daerah di mata pengunjung,” tambahnya.
Dari sisi kesiapan, panitia mencatat sekitar 455 kamar hotel dan penginapan telah disiapkan, ditambah fasilitas dari Lanal Morotai berupa guest house dan barak.
Jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai sekitar 420 orang, dengan lebih dari separuh berasal dari luar daerah, seperti Jakarta, Ternate, Tobelo, Tidore, Jailolo, Sula, hingga Raja Ampat. Bahkan, terdapat peserta dari luar negeri seperti Singapura dan Australia yang masih dalam tahap konfirmasi.
Para peserta dijadwalkan mulai tiba pada 10 April 2026. Event Morotai Fun Run akan dimulai pada 12 April pukul 05.30 WIT dengan titik start di Masjid Agung Baiturrahman dan finish di Museum Trikora PD II.
Selain lomba lari, panitia juga menyiapkan hiburan dan pembagian door prize pada malam harinya.
Para pelaku usaha hotel dan penginapan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, termasuk komitmen untuk tidak menaikkan harga layanan.
“Kami siap mendukung dan menjaga harga tetap stabil agar wisatawan merasa nyaman berkunjung ke Morotai,” ungkap salah satu pelaku usaha.
Dengan sinergi antara pemerintah, panitia, dan pelaku usaha, Morotai Fun Run 2026 diharapkan menjadi ajang promosi pariwisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Pulau Morotai. (Tim)
















