TERNATE, sibelanews.id – Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Maluku Utara (Malut) gelar Dialog Publik dan Deklarasi Manifesto Pendidikan, dengan tema, “Revitalisasi Sistim Pendidikan Nasional Yang Berlandaskan Pada Pancasila dan UUD 1945”, bertempat gedung Mina, Asrama Haji Kota Ternate, Selasa (31/10/2023).
Dalam kegiatan Dialog Publik sendiri menghadirkan beberapa narasumber yakni, Pihak Akademisi Unkhair, Dr. Sahril Muhammad, Ketua Presidium Alumni LMND Malut, Zainal Ilyas, Ketua LMND Malut, Evelyn F. Pinoke, sementara dari Dinas Pendidikan Kota Ternate tidak hadir dalam undangan resmi tersebut.
Dalam Dialog Publik sendiri dipandu langsung oleh Staf DPO LMND Malut, Rais Ramli, serta di ikuti peserta dari berbagai OKP tingkat wilayah hingga kota, untuk turut bersama-sama meramaikan dan mensukseskan kegiatan yang di maksud.
Ketua Presidium Alumni LMND Malut, Zainal Ilyas, dalam sambutannya menyentil tentang berbagai problem Pendidikan di Provinsi Maluku Utara dengan sangat minim dalam berbagai aspek-aspek pendidikan di sekolah itu sendiri.
Zainal sapaan akrab Alan ini pun mengatakan bahwa pendidikan sendiri sangat berpengaruh pada hidup nya tambang-tambang yang ada di Maluku Utara.
“Dengan puluhan tahun berproses di wilayah Maluku Utara, tetapi tidak lebih berperan dalam melihat sistim pendidikan yang ada di Maluku Utara,” ujarnya.
Smentara Ketua Wilayah LMND Malut, Evelyn F. Pinoke, mengatakan bahwa, Maluku Utara merupakan wilayah yang kaya akan alam, tetapi sumber daya manusia yang masih minim.
“Masih banyak yang tidak menikmati dunia pendidikan baik karena latar belakang ekonomi yang lemah ataupun pengaruh adanya pertambangan yang ada di beberapa titik di Maluku Utara. Sehingga kekayaan alam kita masih dikuasai oleh bangsa asing, masalah ini tidak hanya di Maluku Utara tetapi diseluruh Indonesia, dengan masyarakat mengalami ketimpangan yang sama,” ujarnya.
Oleh sebab itu, lanjut Ketwil, moment pemilu 2024 sudah ada di depan mata kita tentu kita tetap melibatkan diri untuk memilih. Siapa saja yang akan terpilih nanti masalah pendidikan harus dibahas secara reel dan tuntas karena pendidikan merupakan tempat untuk melahirkan generasi maju yang punya keterlibatan penuh pada perkembangan bangsa ini.
“Isu pendidikan merupakan satu isu LMND mendorong terhadap siapa saja yang akan memimpin bangsa ini,” terangnya. (Red/Tim)
















