TERMATE – Izzuddin Alqassam Kasuba, anggota DPR RI muda dari daerah pemilihan Maluku Utara, menjadi panelis dalam acara bertajuk “Gagasan Membangun Maluku Utara bersama MK-BISA” yang digelar komunitas Ekspresi Malut di Rotasi Coffee, Kota Ternate, Minggu (15/11/2024).
Kehadiran Alqassam juga untuk mendampingi ayahnya, Dr. H. Muhammad Kasuba, yang menghadiri acara ini bersama ratusan milenial dan Gen-Z dalam rangkaian pengumuman visi misi pembangunan Maluku Utara.
Acara ini bertujuan menyampaikan gagasan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Alqassam menekankan pentingnya kegiatan curah gagasan seperti ini sebagai ruang bagi milenial dan Gen-Z untuk menyampaikan keresahan dan aspirasi mereka kepada calon gubernur.
“Kegiatan seperti ini sangat penting. Generasi muda dapat menyampaikan aspirasi mereka, sekaligus mendapatkan pencerahan dari calon pemimpin mereka,” ujar Alqassam.
Sebagai panelis di bidang ekonomi dan lapangan kerja, Alqassam menyampaikan visi misi MK-Bisa, yang bertujuan menciptakan ekonomi Maluku Utara yang lebih kuat, produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Ia menyoroti pentingnya pengembangan ekonomi kerakyatan sebagai dasar untuk memperkokoh perekonomian daerah.
Ia juga menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja. Namun, ia mengakui bahwa modal usaha masih menjadi tantangan utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Sebagai anggota DPR RI yang berada di Komisi VII, Alqassam menjelaskan bahwa kementerian terkait, bersama pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen untuk mendukung pelaku usaha ekonomi kreatif dan UMKM. Dukungan ini meliputi akses modal, pelatihan, dan pengembangan pasar.
“Ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya di Maluku Utara, harus semakin maju. Ini adalah peluang besar untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat kita,” paparnya.
Selain itu, Alqassam menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung ekonomi kreatif dan UMKM. Menurutnya, teknologi dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan meningkatkan kualitas produk.
“Perkembangan teknologi berdampak besar, terutama bagi generasi muda. Dengan teknologi, pelaku usaha bisa mengubah cara mereka bekerja dan berkomunikasi, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” jelasnya.
Koordinator kegiatan, Habibullah S. Sulaiman, menyampaikan apresiasinya kepada Alqassam dan Dr. H. Muhammad Kasuba atas partisipasi mereka dalam acara ini. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan adalah mengangkat ide-ide yang realistis untuk membangun Maluku Utara.
“Terima kasih kepada Pak Cagub dan Bapak Alqassam Kasuba. Acara ini sangat penting bagi kami karena bertujuan untuk menjual ide, bukan menangisi keadaan,” tegas Habibullah.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama antara generasi muda dan pemimpin daerah untuk mendorong perubahan positif dan pembangunan di Maluku Utara (alif).
















