HALSEL, SibelaNews.id – Keluarga besar Sekolah Tinggi Pertanian (STP) Labuha, bersama Dr. H Muhammad Kasuba, MA, (MK) sebagai ketua Yayasan Nurul Hasan mengelar buka puasa bersama di Mesjid kampus STP labuha, dalam memperingati hari pendidikan Nasional tertanggal 02 Mei 2021.
Turut hadir Rektor STP Labuha Yudhy Eka Prasetia S. Si., M. Si, mantan Rektor STP Labuha Husni Salim S.Ag, M.Pd juga sebagai Ketua DPD PKS Halmahera Selatan, beserta seluruh mahasiswa STP serta para jamah yang hadir.
Sebelum jelang batal Puasa Dr. H Muhammad Kasuba, MA (MK) menyampaikan tausiyah, Minggu setelah dilanjutkan Sholat Magrib berjamah, sholat Isya dan lanjutkan Sholat Tarawi berjamah, setelah itu lanjut Sholat Iqtikaf.
Dalam tausiyahnya Ustat Dr. H Muhammad Kasuba, MA menyampaikan bahwa, Alhamdulillah Ramadhan memasuki 10 malam yang kedua dari Ramadhan kita. 10 malam Ramadhan ini menjadi kehususan makna dan arti Ramadhan dengan penuh Magfirah, dengan ampunan, semoga kita tetap menjaga Ramadhan ini untuk melaksanskan 10 hari Ramadhan selanjutnya.

“Kita semua yang ada di mesjid ini melaksanakan buka puasa bersama, semoga menjadi orang-orang yang mendapatkan ampunan Allah SWA di dalam Ramadhan tahun ini”ucapnya
Kata Rasulullah SAW, ada tiga golongan yang akan rugi dan tidak beruntung ketika mereka bertemu dengan Ramadhan, yaitu mengakhiri hari-hari Ramadhan dan dia tidak mendapatkan ampunan Allah SWA itu adalah orang yang paling merugi.
“Sejenak lagi kita akan menutup hari ke-20 dari ibadah biasa kita. Sekali lagi semoga Allah ampunilah kami, dosa-dosa kami, kehilafan kami, kekurangan atau ketidak sempurnaan puasa kami, serta ketidak terpenuhinya puasa kami untuk diterima di sisiMu, ya Allah kami ini hamba-hamba yang penuh dengan dosa dan khilaf dan kami yakin kau adalah maha pemaaf”tuturnya
Ustat MK juga mengatakan bahwa, hari ini keluarga besar Sekolah Tinggi Pertanian (STP) Labuha melaksanakan buka puasa bersama sekaligus ditandai perpisahan kita, dengan 20 hari puasa dan kita bersiap-siap memasuki 10 malam, 10 hari terakhir yang jusru malam-malam terakhir inilah lebih istimewah dari malam-malam sebelum.
“Kita sama-sama mengintropeksi diri, menghitung-hitung kembali 20 hari yang kita puasakan. Tidak terasa luar biasa kesannya, refleksi jiwa kita yang mengesankan. Semua yang hadir di sini kita turut mendoakan semoga kampus STP ini berjaya dan menciptakan generasi yang baik, melahirkan pemimpin muda yang kreatif. Selamat Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2021” tutupnya mantan Bupati dua periode itu. (Lif/Red)
















