HALSEL, SibelaNews.id – Dua hari menjelang Musyawarah Pimpinan Daerah (MUSPIMDA) Pengurus Kordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Maluku Utara, direncanakan pada tanggal 29-31 Januari mendapat apresiasi dari Dr. Muhammad Kasuba (MK), MA. Pengurus Cabang PMII Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) bersama dengan PKC Malut bersilahturahmi dengan mantan Bupati dua periode Dr. Muhammad Kasuba (MK). MK juga sebagai kader PMII jebolan cabang Palu.
Silahturahmi itu berlangsung di Kampus Sekolah Tinggi Pertanian (STP) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, di ruangan kerjanya Dr. H Muhammad Kasuba, MA, sebagai pembina yayasan Nurul Hasan, pada Rabu (27/01/2021)
Dr. Muhammad Kasuba, MA mengakatakan bahwa, semoga dengan adanya kegiatan Muspimda yang dibuat PKC, mampu meningkatkan mutu pendidikan kader- kader PMII dan berdampak positif pada masyarakat dan generasi muda yang di Halsel, dan Maluku Utara pqda aumumnya.
“Sekarang sudah saatnya generasi muda suda siap untuk mengambil tongkat stafet, kaum tua, kader PMII harus menjadi contoh buat anak muda yang lain” ucapnya MK

MK juga menekankan, apabila kegiatan Muspimda berjalan tetap mengikuti protokol kesehatan, yaitu pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tetap membawah hend sanitizer, karena itu salah satu cara mencegah penularan covid-19.
Terpisah, Ketua PKC PMII Malut, Yulief Aseegaf mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Dr. Muhammad Kasuba, MA yang telah merespon baik kegiatan yang di buat oleh PKC Malut, ucapn itu mewakili seluruh pengurus dan panitia Muspimda.
“Saya selaku ketua PKC mawakili seluruh pengurus PKC, dan panitia Muspimda mengucapkan banyak terimah kasih kepada Bapak senyor Dr. Muhammad Kasuba, MA sebagai salah satu alumni PMII cabang Palu, yang telah merespon dengan baik kegiatan yang dibuat oleh PKC” tuturnya Ketua PKC PMII Malut
Yulief bilang, meskipun di tengah-tengah pandemi COVID 19, kegiatan akan tetap di laksanakan pada tanggal yang telah ditentukan dan selama kegiatan berjalan kami akan tetap patuhi protokol kesehatan.
“Muspimda ini di buat ditengah pendemi covid-19, kami tetap mengikut aturan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung” tutupnya Yulief Aseegaf (Angsi/red)
















