Malut Rawan Bencana, Harita Nickel Perkuat Sistem Kesiapsiagaan di Wilayah Tambang

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Istimewa

Gambar : Istimewa

HALSEL, MALUKU UTARA – Provinsi Maluku Utara berada di kawasan dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Letaknya di jalur cincin api Pasifik menjadikan wilayah ini rentan terhadap gempa bumi, tsunami, serta aktivitas sejumlah gunung api aktif seperti Gunung Gamalama, Gunung Ibu, Gamkonora, Dukono, dan Gunung Kie Besi. Selain itu, intensitas hujan ekstrem juga meningkatkan potensi banjir dan tanah longsor.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 76 kejadian bencana hidrometeorologi terjadi di 48 kecamatan di Maluku Utara sepanjang semester I tahun 2025. Kabupaten Halmahera Selatan menjadi wilayah yang paling sering terdampak dengan total 19 kejadian.

Kepala BNPB Halmahera Selatan, Suharyanto, menegaskan bahwa di balik keindahan alamnya, Maluku Utara memiliki risiko bencana yang tinggi sehingga seluruh pemangku kepentingan perlu selalu siaga.

“Kesiapsiagaan harus menjadi prioritas bersama. Jangan menunggu jatuhnya korban baru kita bertindak,” tegasnya.

Menyadari tantangan tersebut, Harita Nickel mengambil langkah proaktif dengan menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas dalam strategi keberlanjutan perusahaan.

Perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan akademisi dari Disaster Risk Reduction Center Universitas Indonesia (DRRC UI) untuk memetakan potensi bahaya secara lebih akurat.

Ketua DRRC UI, Prof. Dra. Fatma Lestari, M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa pengelolaan bencana merupakan bagian penting dari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), terutama bagi industri tambang yang beroperasi di wilayah rawan bencana.

“Melalui kajian mendalam, Desa Kawasi di Pulau Obi teridentifikasi memiliki kerentanan terhadap ancaman gempa bumi, angin kencang, ombak besar hingga risiko tsunami,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Harita Nickel meluncurkan program Pelatihan Siaga Bencana bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Occupational Health and Safety (OHS) Manager Harita Nickel, Supriyanto Suwarno, mengatakan program tersebut merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan melalui penerapan standar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH).

Baca Juga :  Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan

Menurutnya, komitmen tersebut tidak hanya berfokus pada keselamatan pekerja, tetapi juga masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Pada Desember 2025, perusahaan menggelar Pelatihan Tanggap Bencana secara intensif di Desa Kawasi yang melibatkan 51 warga dalam simulasi kondisi darurat, termasuk teknik pemadaman api dini serta prosedur evakuasi mandiri.

“Dalam kegiatan ini juga dibentuk Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) yang akan menjadi garda terdepan dalam penanganan situasi darurat,” ujar Supriyanto.

Sistem kesiapsiagaan yang dibangun tersebut langsung diuji saat banjir parah melanda Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, pada Januari lalu.

Harita Nickel menerjunkan Emergency Response Team (ERT) untuk membantu warga mengevakuasi barang serta membersihkan puing-puing akibat banjir.

Di Desa Tongute Ternate, kondisi warga saat itu cukup kritis sehingga perusahaan memprioritaskan layanan kesehatan dengan menerjunkan dua tenaga paramedis untuk pemeriksaan gratis serta menyalurkan ratusan paket bantuan kesehatan.

Selain itu, bantuan logistik berupa matras, beras, mi instan, dan air mineral juga disalurkan untuk membantu 1.593 jiwa yang berada di pengungsian.

Camat Ibu, Warjin Hi Soleman, mengapresiasi kehadiran tim medis serta bantuan perlengkapan tidur yang dinilai sangat membantu warga terdampak.

Senada, Kepala BPBD Halmahera Barat, Gunawan MT Ali, memuji koordinasi intensif yang dilakukan Harita Nickel dalam penyaluran bantuan.

Aksi tanggap bencana tersebut juga menjangkau Desa Yaba, Kabupaten Halmahera Selatan, yang turut terdampak banjir.

Di wilayah ini, bantuan difokuskan pada pemulihan infrastruktur permukiman dengan menyalurkan 400 sak semen dan 150 lembar seng untuk memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan.

Salah satu warga Desa Yaba, Yohan Galela, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Kami akan memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin. Bantuan ini sangat membantu kami memperbaiki fondasi dan dinding rumah yang rusak akibat banjir,” ujarnya. (tim)

Baca Juga :  PWI Halsel Resmi Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polisi, Minta Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik Diusut

Editor : alif 

Berita Terkait

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel
Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal
Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi
Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan
Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan
SIAGA SATU Tembus Panggung Nasional, Fadjri Kambey Paparkan Inovasi Penanganan Kemiskinan Terpadu Halsel di PKN II LAN RI
Jelang Mubes II, IKB Bobawa Maluku Utara Matangkan Persiapan, Ardian Ludin Ajak Warga Perkuat Persatuan
PWI Halsel Resmi Laporkan Pengelola Kusu Island Resort ke Polisi, Minta Dugaan Penghalangan Tugas Jurnalistik Diusut

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:16 WITA

Yudhi Eka Prasetia Raih Predikat Terbaik II PKA Angkatan I 2026, Siap Jadi Agen Perubahan di Halsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:07 WITA

Disperindagkop Halsel Sidak Pasar, Siapkan Penataan Distribusi Demi Lindungi Petani Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:05 WITA

Dinas Pendidikan Halsel Juara 1 PKA Angkatan I, Inovasi “Gerak Epid” Raih Apresiasi Tertinggi

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:10 WITA

Desa Silang Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Maluku Utara, Harumkan Nama Halmahera Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:40 WITA

Bupati Bassam Lepas 40 Alumni PKA Angkatan I 2026, Tegaskan SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Halmahera Selatan

Berita Terbaru