HALSEL, MALUKU UTARA – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Halmahera Selatan, Mardiana Bopeng Helmi, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar oleh Wanita Islam Alkhairat Kabupaten Halmahera Selatan, Rabu (21/1/2026), di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Isra Mi’raj sebagai Momentum untuk Meningkatkan Kualitas Ibadah dan Peran Muslimah dalam Keluarga dan Masyarakat.”
Acara diawali dengan ceramah agama yang disampaikan oleh dua ulama, salah satunya Dr. Fahima Abd. Gani, MA, yang menekankan pentingnya istiqamah dalam ibadah serta pembentukan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua dan pengurus Daerah Wanita Islam Alkhairat Kabupaten Halmahera Selatan, Plt Ketua Dharma Wanita Islam Alkhairat Halsel, Ketua Ikatan Alumni Alkhairat, Pengurus Daerah BA’NAT Alkhairat Halsel, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Mardiana Bopeng Helmi selaku Pembina Wanita Islam Alkhairat Halsel menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengurus Daerah Wanita Islam Alkhairat atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna tersebut.
“Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah tahun 2026 ini menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk kembali merenungi perjalanan spiritual Rasulullah SAW,” ujarnya.
Menurut Mardiana, peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam tentang kebesaran Allah SWT serta nilai iman dan ketaatan yang mendalam.
“Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang sarat dengan pelajaran iman dan kepatuhan kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peristiwa agung tersebut merupakan perjalanan mukjizat Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, hingga naik ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh untuk bertemu langsung dengan Allah SWT.
Lebih lanjut, Mardiana mengajak seluruh hadirin menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai momentum muhasabah diri guna memperbaiki kualitas keimanan, ketakwaan, dan ketaatan kepada Allah SWT.
“Mari kita jadikan sholat lima waktu bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan jiwa,” ajaknya yang disambut tepuk tangan meriah para tamu undangan.
Ia menegaskan, peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meneladani ajaran Rasulullah SAW, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan mulia Rasulullah SAW. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar umat Islam senantiasa diberikan kekuatan dan petunjuk dalam menjalankan ajaran Nabi Muhammad SAW. (Slm)
Edito : alif
















